Sudah masuk bilik ugd, agak lama dokter nya datang. Karena panasnya baru 1hari tidak sampai itu kata dokternya percuma kalau tes darah karena penyakitnya belum kelihatan. Lalu dokter tanya ada batuk, pilek, dijawab ada.
Karena ada keluhan nyeri waktu itu dokternya menawarkan supaya suntik antinyeri karena kesempatan berpikir kurang maka diiyakan waktu itu. Setelah diiyakan, dokter cepat menyiapkan. Agak lama mau ubah keputusan cari dokternya gak ketemu. Lalu ada petugas datang mau nyuntik baru bisa disampaikan kalau tidak mau suntik. Setelah itu dokternya baru datang lagi. Tapi bilang sudah kadung dibuka. Lalu ditanyakan kok tidak diperiksa tensi, malah balik tanya lho belum, kemudian dipanggil petugas untuk periksa tensi.
Akhirnya diresepkan obat minum jadian. Codipront 10kapsul untuk batuk Rp134.444. Rhinos 10kapsul untuk pilek Rp 69.670. Lameson 15tablet untuk nyeri Rp 67.035.
Yang namanya Lameson ini belakangan diketahui dari dokter lain kalau ini tidak semestinya Lameson diberikan karena itu steroid. Betulan saja setelah minum 1tablet malah sakit perut, kembung.
Obat suntik yang tadi sudah dibuka ternyata tidak jadi dichargekan.
Fee dokter Rp 150.000.
Fee Administrasi Rp 50.000.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar