Pengalaman pertama kali hijrah adalah dahulu dari dunia di dalam perut ibu hijrah ke dunia fana ini. Sebagian besar orang tentu pernah mengalami pengalaman hijrah ini. Kata hijrah itu bisa diartikan adalah berpindah dari suatu keadaan menuju ke keadaan lain. Karena itu lahir ke dunia dapat dianggap sebagai hijrah juga.
Setelah lahir agak lama dan tambah umur, mulailah bersekolah TK. Dua tahun bersekolah di TK akhirnya hijrah ke sekolah yang lebih tinggi yaitu SD. Enam tahun di sekolah SD kemudian hijrah ke SMP. Tiga tahun di SMP kemudian hijrah lagi ke SMA. Tiga tahun di SMA lalu hijrah lagi ke Universitas. Sekitar 4-5tahunan di Universitas hijrah lagi. Dari dunia pendidikan hijrah ke dunia kerja.
Memasuki dunia kerja mendapat pekerjaan lalu mendapat uang dan menggunakan akun rekening tabungan di bank untuk menabung uang. Dari pergaulan dunia kerja mendapat informasi pentingnya investasi menabung dinar dan dirham dari pada cuma menabung uang rupiah. Katanya uang rupiah itu bukan uang yang sebenarnya, itu cuma kertas untuk alat tukar sementara yang nilainya akan turun tergerus, sedangkan dinar dan dirham nilainya terjamin, bebas riba dan barokah serta akan meningkat harganya. Namun Dinar yang lebih dianjurkan saat itu.1 Dinar sejak jaman Rasullulah dapat dipakai membeli 1 ekor kambing hingga sekarang pun demikian. Hal ini karena Dinar adalah mata uang yang terbuat dari logam mulia yaitu emas. Kabar waktu itu untuk memiliki tabungan Dinar emas bisa melalui bank syariah. Dan, setelah mencari-cari informasi, bank syariah yang terbaik katanya berbagai sumber adalah Bank Muamalat Indonesia. Itu adalah pertama kalinya mengenal nama Bank Muamalat Indonesia.
Namun ada kendala. Untuk sekedar datang ke Bank Muamalat Indonesia pada jam operasionalnya adalah tidak memungkinkan. Sebagai pegawai swasta tentu tidak bisa datang ke Bank Muamalat pada hari senin sampai jumat pukul 8.00 - 15.00 karena harus masuk kerja di kantor. Hanya bisa melewati gedung Bank Muamalat Indonesia di jalan Raya Darmo, Surabaya selepas pulang kerja.
Untungnya Dinar dapat dibeli di Gerai Dinar terdekat, semisal di daerah Gubeng Kertajaya, Surabaya. Mencoba ke sana lalu menghijrahkan sebagian uang rupiah dari akun rekening tabungan ke dalam bentuk koin 1 Dinar. Dan, alhamdulillah setahun kemudian dijual kembali mendapat untung sekitar 300.000 rupiah masuk dompet.
Urusan dompet juga mengalami hijrah. Dulu dompet biasa sekarang hijrah ke dompet elektronik. Lalu hijrah lagi. Dari dompet elektronik yang tidak ada/habis/kurang menarik promonya hijrah ke dompet elektronik yang lebih baik dan menarik promonya. Begitu seterusnya dari bulan ke bulan agar lebih ekonomis dan irit.
Berjalannya waktu tanpa diduga, tiba-tiba ada email BP Network masuk mengabarkan bahwa Bank Muamalat Indonesia mengadakan Blog Competition #AyoHijrah sehingga tertantang untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik dengan mengikuti kompetisi tersebut. Barangkali ini bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi nasabah Bank Muamalat Indonesia yang dulu sempat terkendala. Maka, mulailah kembali mempelajari terkait Bank Muamalat Indonesia dan gerakan #AyoHijrah Berani Lebih Baik.
Dan, sejak 8 Oktober 2018 yang lalu, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melaunching suatu gerakan menuju ke arah yang lebih baik terutama dalam bidang perbankan. Gerakan tersebut dikenal dengan nama gerakan #AyoHijrah.
Berhubung dengan adanya gerakan #AyoHijrah ini maka agar layanan kepada nasabah dan masyarakat menjadi lebih berkah, produk Bank Muamalat Indonesia diberikan nama baru dengan mencantumkan kata Hijrah. Misalnya: Tabungan iB Hijrah,Tabungan iB Hijrah Haji dan Umrah, Tabungan iB Hijrah Rencana, Tabungan iB Hijrah Prima, Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah, , Deposito iB Hijrah, Giro iB Hijrah dan Pembiayaan Rumah iB Hijrah Angsuran Super Ringan dan Fix and Fix.
Setelah lahir agak lama dan tambah umur, mulailah bersekolah TK. Dua tahun bersekolah di TK akhirnya hijrah ke sekolah yang lebih tinggi yaitu SD. Enam tahun di sekolah SD kemudian hijrah ke SMP. Tiga tahun di SMP kemudian hijrah lagi ke SMA. Tiga tahun di SMA lalu hijrah lagi ke Universitas. Sekitar 4-5tahunan di Universitas hijrah lagi. Dari dunia pendidikan hijrah ke dunia kerja.
Memasuki dunia kerja mendapat pekerjaan lalu mendapat uang dan menggunakan akun rekening tabungan di bank untuk menabung uang. Dari pergaulan dunia kerja mendapat informasi pentingnya investasi menabung dinar dan dirham dari pada cuma menabung uang rupiah. Katanya uang rupiah itu bukan uang yang sebenarnya, itu cuma kertas untuk alat tukar sementara yang nilainya akan turun tergerus, sedangkan dinar dan dirham nilainya terjamin, bebas riba dan barokah serta akan meningkat harganya. Namun Dinar yang lebih dianjurkan saat itu.1 Dinar sejak jaman Rasullulah dapat dipakai membeli 1 ekor kambing hingga sekarang pun demikian. Hal ini karena Dinar adalah mata uang yang terbuat dari logam mulia yaitu emas. Kabar waktu itu untuk memiliki tabungan Dinar emas bisa melalui bank syariah. Dan, setelah mencari-cari informasi, bank syariah yang terbaik katanya berbagai sumber adalah Bank Muamalat Indonesia. Itu adalah pertama kalinya mengenal nama Bank Muamalat Indonesia.
Namun ada kendala. Untuk sekedar datang ke Bank Muamalat Indonesia pada jam operasionalnya adalah tidak memungkinkan. Sebagai pegawai swasta tentu tidak bisa datang ke Bank Muamalat pada hari senin sampai jumat pukul 8.00 - 15.00 karena harus masuk kerja di kantor. Hanya bisa melewati gedung Bank Muamalat Indonesia di jalan Raya Darmo, Surabaya selepas pulang kerja.
Untungnya Dinar dapat dibeli di Gerai Dinar terdekat, semisal di daerah Gubeng Kertajaya, Surabaya. Mencoba ke sana lalu menghijrahkan sebagian uang rupiah dari akun rekening tabungan ke dalam bentuk koin 1 Dinar. Dan, alhamdulillah setahun kemudian dijual kembali mendapat untung sekitar 300.000 rupiah masuk dompet.
Urusan dompet juga mengalami hijrah. Dulu dompet biasa sekarang hijrah ke dompet elektronik. Lalu hijrah lagi. Dari dompet elektronik yang tidak ada/habis/kurang menarik promonya hijrah ke dompet elektronik yang lebih baik dan menarik promonya. Begitu seterusnya dari bulan ke bulan agar lebih ekonomis dan irit.
Berjalannya waktu tanpa diduga, tiba-tiba ada email BP Network masuk mengabarkan bahwa Bank Muamalat Indonesia mengadakan Blog Competition #AyoHijrah sehingga tertantang untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik dengan mengikuti kompetisi tersebut. Barangkali ini bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi nasabah Bank Muamalat Indonesia yang dulu sempat terkendala. Maka, mulailah kembali mempelajari terkait Bank Muamalat Indonesia dan gerakan #AyoHijrah Berani Lebih Baik.
Setelah mempelajari, diketahui bahwa Bank Muamalat Indonesia adalah bank pertama murni syariah di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1992. Bank Muamalat Indonesia tidak menginduk dari bank lain, sehingga terjaga kemurnian syariah nya. Pengelolaan dana di Bank Muamalat Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip
ekonomi syariah yang dikawal dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah. Produk dan layanan keuangan Bank Muamalat Indonesia sangat lengkap dan ditunjang dengan berbagai fasilitas seperti Mobile Banking, Internet
Banking Muamalat dan jaringan ATM dan Kantor Cabang hingga ke luar
negeri.
Dan, sejak 8 Oktober 2018 yang lalu, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melaunching suatu gerakan menuju ke arah yang lebih baik terutama dalam bidang perbankan. Gerakan tersebut dikenal dengan nama gerakan #AyoHijrah.
Secara umum #AyoHijrah ini adalah gerakan yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia
untuk bersama-sama selalu meningkatkan diri ke arah yang lebih baik
dalam segala hal. Dan, secara khususnya mengajak masyarakat mulai berpindah menggunakan layanan bank syariah untuk hidup yang lebih tenang dan berkah.
Berhubung dengan adanya gerakan #AyoHijrah ini maka agar layanan kepada nasabah dan masyarakat menjadi lebih berkah, produk Bank Muamalat Indonesia diberikan nama baru dengan mencantumkan kata Hijrah. Misalnya: Tabungan iB Hijrah,Tabungan iB Hijrah Haji dan Umrah, Tabungan iB Hijrah Rencana, Tabungan iB Hijrah Prima, Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah, , Deposito iB Hijrah, Giro iB Hijrah dan Pembiayaan Rumah iB Hijrah Angsuran Super Ringan dan Fix and Fix.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar